Welcome Comments Pictures

Senin, 02 Juni 2014

REVIEW ANIMASI INDONESIA “VATALLA SANG PELINDUNG” (Trans7, 2012)

Oleh : Sefthy P B Syahailatua | 702012041

VATALLA
"SANG PELINDUNG"


Kembali lagi anak bangsa menunjukan kebolehannya, kali ini anak-anak bangsa membuat sebuah film animasi yang diangkat dari komik lokal indonesia berjudul Vienetta featuring the Stupid Alians, berikut seputar filem Vatalla " Sang Pelindung".

Adalah alfi zachkyelle, pengarang komik sekaligus sutradara animasi tersebut membuat 13 episode untuk serial ini, jika Trans 7 dan pemirsanya puas dengan musim pertama serial vatalla, tak tertutup ke mungkinan akan dibuat musim keduanya, dan juga terbitan koloni, M&C! Gramedia. serial ini pun sudah tayang di stasiun televisi Trans 7 pada 27-31 Desember 2010 lalu. berikut ini merupakan synopsis dari Vatalla "Sang pelindung".

7 Arca mengisahkan Zadienth Angkasa, seorang pengangguran yang baru saja bekerja sebagai kurir paruh waktu, yang mendapat tugas dari museum Nasional untuk mengambil sebuah arca di sebuah rumah tua terpencil peninggalan Belanda di pinggiran kota Bandung. Di sana, ia mendapati rumah tersebut dipenuhi polisi karena keluarga yang menempati rumah tersebut tewas. Yang tersisa hanyalah seorang gadis bernama Fionna. Di dalam ketidakpercayaan dirinya oleh orang dewasa, Fionna mengaku bahwa ia melihat sosok monster misterius yang membunuh keluarganya. Walau begitu, ternyata Fionna memang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Zadienth yang yakin akan keterlibatan arca yang ada di dalam rumah Fionna, ia kemudian berusaha menjaga Fionna agar tidak ‘membangunkan’ roh dalam arca tersebut. Di dalam cerita ini, Zadienth juga akan menemukan kejadian-kejadian di balik arca-arca tersebut. Ada pun Celine, seorang jurnalis asal Perancis yang sedang mengumpulkan informasi mengenai raja-raja di tanah Jawa yang ingin memanfaatkan Zadienth untuk mendapatkan informasi mengenai 7 arca. Dalam cerita inilah Zadienth harus terikat dalam berbagai hal yang semuanya terujung kepada misteri Fionna dan arca-arca itu.

7 Arca disutradarai oleh kreator Viennetta : Negeri Terakhir dan Vatalla sang Pelindung, Alfi Zachkyelle (Al Fitri M Zachky). Proyek animasi ini sedang dalam proses penggalangan dana di bawah situs Buronan Film. Dengan menyatukan tema horror slasher dan fiksi ilmiah, animasi ini diharapkan dapat menambah daftar animasi-animasi berkualitas dalam negeri yang dapat bersaing di luar negeri.









Minggu, 01 Juni 2014

REVIEW ANIMASI AMERIKA "THE SIMPSONS" (FOX, 1989)

Oleh Arny Lattu | 702012009

THE SIMPSONS


The Simpsons adalah sebuah serial kartun komedi Amerika Serikat yang populer. Simpsons diciptakan oleh Matt Groening. Program ini pertama kali mulai ditayangkan sebagai potongan acara Tracey Ullman Show pada tahun 1987. Seri ini adalah parodi satir dari gaya hidup menengah Amerika dicontohkan dengan keluarganya dengan nama yang sama, yang terdiri dari Homer, Marge, Bart, Lisa, dan Maggie.

Meskipun berformat kartun, The Simpsons merupakan acara yang ditujukan untuk pemirsa dewasa. Tema-tema yang diangkat beraneka ragam dan tak jarang memasukkan topik yang sensitif. Serial ini banyak dikenal atas komedi satir yang menyinggung kehidupan sosial di Amerika Serikat pada khususnya. Selain itu, The Simpsons juga sering menghadirkan bintang tamu, baik aktor,politikus, olahragawan, dan figur publik lainnya yang seringkali mengisi suara tokoh mereka sendiri.

Jumlah tokoh dalam The Simpsons mencapai lebih dari 100 karakater. Di Indonesia sendiri, penayangan The Simpsons pertama kalinya tayang di RCTI di awal 90an dan sempat tayang kembali pada tahun 2001. Serial ini juga pernah tayang dalam jangka waktu pendek di ANTV. Dalam beberapa episode, adegan Homer mencekik Bart tidak ditayangkan karena dianggap sebagai contoh kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).



REVIEW ANIMASI EROPA “SMURF” (COLOMBIA PICTURES & SONY PICTURES ANIMATION, 2008)

“THE SMURFS” 


Berangkat dari sebuah komik berseri klasik asal Belgia karangan Peyo yang laris manis, The Smurfs lantas berkembang menjadi sebuah serial animasi di tahun 1980-an. Dengan mengkombinasikan tokoh-tokoh berwarna biru yang imut dan menggemaskan dengan cerita yang mudah dicerna plus humor-humor slapstick, The Smurfs berhasil mengumpulkan jutaan fans dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sebagai seorang sutradara, Raja Gosnell memiliki catatan yang terbilang kurang menggembirakan. Selain Big Momma’s House, dwilogi Scooby-Doo, Beverly Hills Chihuahua dan The Smurfs, film buatannya kurang mendapat respons positif dari penonton. Begitupun dengan yang laris manis, kritikus menanggapinya dengan sinis. 

Film The Smurf ini dibintangi oleh actor Neil Patrick Harris (Patrick Winslow), artis cantik Jayma Mays (Grace Winslow) dan actor Hank Azaria (Gargame). Film ini diproduksi oleh Columbia Pictures dan Sony Pictures Animation.

Mengingat The Smurfs adalah sebuah adaptasi dari komik anak-anak dan Gosnell yang menanganinya, tentu Anda jangan terlalu serius dalam menilai film ini. Sejak awal pangsa pasar yang ditarget adalah keluarga. Maka jangan heran jika plot yang klise, villain yang kelewat bodoh dan humor slapstick khas film keluarga akan Anda temukan dengan sangat mudah disini.


The Smurfs berkisah tentang keceriaan desa Smurfs yang sedang mempersiapkan Blue Moon Festival terusik oleh maksud keji Gargamel (Hank Azaria), seorang penyihir jahat yang pakar dalam meracik ramuan ajaib. Ia sangat membutuhkan sari pati dari para Smurf untuk menyempurnakan ramuan ajaibnya. Gargamel bersama kucingnya, Azrael (Frank Welker), tidak sengaja memburu Clumsy Smurf (Anton Yelchin) yang menuntun mereka menemukan desa Smurf yang selama ini terlindungi.

Serangan Gargamel dan Azrael yang mendadak, memorak-porandakan kebahagiaan desa Smurf. Clumsy Smurf (tiap Smurf dinamakan sesuai dengan sifat dan karakter mereka) salah mengambil rute penyelamatan diri. Papa Smurf (Jonathan Winters), Smurfette (Katy Perry), Brainy Smurf (Fred Armisen), Gutsy Smurf (Alan Cumming) dan Grouchy Smurf (George Lopez) yang menyadari Clumsy Smurf berlari ke area terlarang segera menyusulnya. Akhir dari pelarian menyudutkan mereka ke tepian jurang dimana portal waktu berwujud pusaran air menyedot mereka untuk berteleportasi menuju kehidupan megapolitan kota New York.

Patrick Winslow (Neil Patrick Harris) seorang calon Ayah yang sedang menghadapi tekanan dari pekerjaannya tidak sengaja mengurung Clumsy ke dalam kardus miliknya. Lima kawanan Smurf yang selamat, membuntuti Patrick hingga ke apartemennya. Perkenalan awal yang tidak menyenangkan dengan para Smurf harus dialami oleh Patrick dan istrinya, Grace Winslow (Jayma Mays), untuk memunculkan Blue Moon, bulan pembuka jalan bagi para Smurf yang terasing untuk kembali ke kampung halamannya.

Gargamel bersama Azrael ternyata juga berhasil menyeberang melalui portal waktu. Dengan segala daya dan upaya yang beraroma sihir, duo antagonis ini berhasil menangkap Papa Smurf yang sedang berusaha menemukan buku berisi mantra yang bisa menghadirkan Blue Moon. Para Smurf muda yang tersisa bersama Patrick dan Grace merancang siasat untuk menyelamatkan Papa Smurf dari kebinasaan yang akan dihadirkan oleh Gargamel. Pemunculan Blue Moon yang sangat dinantikan, akan berdampak besar bagi kehidupan Patrick dan para Smurf.


The Smurfs, film yang menghibur dengan muatan nilai positif, cocok untuk dinikmati bersama keluarga dan orang-orang yang Anda sayangi. Dialog komedi khas Hollywood dengan polah konyol dari para Smurf, Gargamel dan Azrael dijamin sangat Smurftastic! 

Sebagai sutradara, Raja Gosnell memanfaatkan The Smurfs sebagai sebuah kesempatan baginya untuk menebus kesalahan-kesalahan yang telah dia perbuat kepada dwilogi Scooby-Doo yang mengecewakan itu. Elemen pondasi klasik yang dipergunakan untuk menciptakan sebuah film keluarga tetap dipertahankan, namun sekali ini Gosnell terbantu dengan naskah yang ditulis keroyokan oleh para penulis naskah yang beberapa diantaranya merupakan fans berat dari The Smurfs. Gosnell memang tidak lantas membuat The Smurfs sebagai sebuah masterpiece dan adaptasi terbaik di genrenya, tapi ini jelas merupakan sebuah peningkatan dan setidaknya tidak mengecewakan fans The Smurfs. Yang membuat saya senang, Gosnell dan tim penulis naskah tidak melupakan para penonton dewasa non fans sekalipun mereka bukanlah target utama. Humor yang bersinggungan dengan pop culture beberapa kali diselipkan dan cukup mampu membuat saya setidaknya menyunggingkan senyum. Memiliki kedekatan serta pengetahuan yang luas mengenai The Smurfs turut membantu tim penulis naskah dalam menyampaikan kisah. Mereka setia dengan gaya bertutur Peyo sehingga para fans pun tak merasa terkhianati meskipun ini akan membuat para penonton dewasa yang tidak akrab dengan The Smurfs mengernyitkan dahi menyaksikan sejumlah adegan yang dikreasi secara childish dengan humor-humor slapstick. 

Naskah digarap serius, tidak hanya menyoal tentang petualangan para Smurf di Big Apple namun juga membahas hubungan antar karakter yang menjadikannya terasa sedikit sentimentil di beberapa adegan. Ini menjadi kekuatan The Smurfs tatkala kebanyakan film sejenis cenderung mengabaikan kekuatan naskah. Dari jajaran pemain pun sama sekali tidak mengecewakan. Ketiga bintang utama The Smurfs yang masing-masing berasal dari serial komedi yang berbeda (Glee, How I Met Your Mother dan Modern Family) tampil pas dan tidak berlebihan. Neil Patrick Harris menunjukkan kapasitasnya sebagai aktor komedi berbakat, sementara Sofia Vergara yang berperan sebagai atasan Patrick yang memiliki karakteristik layaknya Cruella de Vil sekalipun tidak secemerlang seperti saat di Modern Family akan tetapi tetap mencuri perhatian dengan aksennya yang khas. Jayma Mays bermain terlalu aman, posisinya diuntungkan dengan karakter Grace yang memiliki peranan penting dalam kehidupan Patrick. Sementara untuk pengisi suara dari para Smurf nyaris tanpa cela. Jonathan Winter yang pernah mengisi suara dalam versi animasi The Smurfs selama beberapa episode berhasil menjiwai karakter Papa Smurf dengan baik. Barisan pendukungnya pun patut mendapat acungan jempol. Andai saja saya tidak mengetahui siapa saja yang ambil bagian sebagai dubber, maka saya tidak akan menyadari Katy Perry ikut meramaikan suasana. Maka, Raja Gosnell pun patut melayangkan beribu ucapan berterima kasih kepada para pemain dan penulis naskah yang telah berjasa membawa The Smurfs setingkat lebih tinggi derajatnya ketimbang film sejenis sehingga karir Gosnell di Hollywood pun masih bisa terselamatkan. Yah, setidaknya pihak Sony Pictures tidak ragu untuk mengontaknya kembali demi The Smurfs 2. 

Acceptable 2D atau 3D? Untuk lebih berhemat sebaiknya Anda menontonnya dalam versi 2D saja karena tidak ada perbedaan yang signifikan dalam versi 3D-nya. :)

Film ini direlease pada bulan Juli 2011 dan menjadi Film Hollywood Box Office 2011.

Diputar di Bioskop Indonesia :
- 21 Cineplex

Homepage :
- http://www. smurfhappens.com/

Jenis Film :
- Drama / Family

Pemain :
- Neil Patrick Harris, Jayma Mays, Soafia Vergara, Hank Azaria, Anton Yelchin, Katy Perry, Jonathan Winters, Alan Cumming, Fred Armisen, George Lopez.

Produksi :
- Sony Pictures

Sutradara :
- Raja Gosnell

Produser :
- Jordan Kerner

Sumber Referensi : 
- 21cineplex.com
- move-media.blogspot.com 
- cinetariz.blogspot.com

Silahkan lihat Smurfs Movie Trailer Animation disini : 







REVIEW CARA KERJA ZOETROPE

ZOETROPE

Zoetrope adalah mesin yang mampu menampilkan gambar animasi bergerak dengan cara menumbukgambar-gambar tadi dalam sebuah roda. Ketika gambar diperlihatkan pada sebuah celah, gambar seolah-olah bergerak. Mesin zoetrope menjadi perlengkap standar dunia hiburan hingga akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Zoethrope sering dosebut merupakan hasil karya George Jprner pada tahun 1834, hanya pada waktu itu ia menyebutnya daedalum atau daedatelum. Horner membuat alat tersebut berdasarkan rancangan yang sudah dibuat Joseph Plateau pada 1832. Sebuah alat yang memiliki kemiripan dengan alat ciptaan Hornerpernah dijelaskan John Bate dalam The Mysteries of Nature and Art pada 1634. Bahkan, Zoetrope paling awal dan mendasar juga ditemukan di Cina oleh Tiang Huan, ketika itu alat Ting Huan digantung di atas lampu. Udara yang naik memutar alat tersebut, dari situ tergantung kertas dan tempus pandang atau panel mika. Gambar yang ada di panel akan bergerak jika alat berputar cukup cepat. Zoetrope dipatenkan William Lincoln dari Providence, Rhode Island, pada tanggal 23 April 1867.


Tidak ada perbedaan dalam hal penciptaan animasi dalam Thaumatrope ataupun Zoetrope. Kedua alat ini memanfaatkan cara kerja PO mata manusia. Yang membedakan thaumatrope dan zoetrope adalah
  • Thaumatrope tidak bisa menggerakkan gambar secara bertahap, melainkan hanya bisa menumpuk / menyatukan 2 buah gambar yang berbeda.
  • Zoetrope membuat gambar bisa bergerak berdasar gambar yang ditempelkan dalam tabung tersebut.



Sumber 
http://www.scribd.com/doc/52648415/6/B-2-Animasi-Tradisional-Traditional-animation

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/23029/3/Chapter%20II.pdf

http://everlastanimation.blogspot.com/p/tugas-3.html


REVIEW CARA KERJA THAUMATROPE


THAUMATROPE


Paul Roget (Perancis, 1828) penemu Thaumatrope, yaitu sebuah kepingan yang dikaitkan dengan tali pegas diantara kedua sisinya. Kepingan itu memiliki dua gambar pada sisi-sisinya. Satu sisi bergambar burung, satu sisi lainnya bergambar sangkar burung. Ketika kepingan berputar maka burung seolah masuk kedalam sangkarnya. Proses ini ditangkap oleh mata manusia dalam satu waktu, sehingga mengekspose gambar tersebut menjadi gerak. Thaumatrope ini menunjukkan fenomena Phi, yaitu kemampuan otak untuk terus-menerus melihat gambar Ada beragam penemu thaumatrope, antara lain Charles Babbage, Peter Roget, atau John Ayrton Paris, tetapi Paris diketahui telah menggunakan thaumatrope untuk menggambarkan satu fenomena Phi pada 1824 ke Royal College of Physicians. 

Cara kerja thaumatrop :
  • Ambil kertas dan buatlah sebuah lingkaran
  • Ambil 2 buah karet diikat pada ujung-ujung kertas
  • Memberi gambar pada permukaan ketas,dan
  • Memutar kertas tersebut

REVIEW ANIMASI ASIA “DORAEMON” (Fujiko Prod., 1990)

DORAEMON


Doraemon adalah judul sebuah manga populer yang dikarang Fujiko F. Fujio sejak tahun 1969 dan berkisah tentang kehidupan seorang anak pemalas kelas 5 sekolah dasar yang bernama Nobi Nobita yang didatangi oleh sebuah robot kucing bernama Doraemon yang datang dari abad ke-22.

Kehidupan awal Doraemon tidak begitu baik. Ia adalah sebuah robot gagal yang dilelang kepada sebuah keluarga miskin yang terlilit utang, yang tak lain adalah keluarga keturunan Nobi Nobita. Doraemon pernah menjalani masa-masa berat: Ia hanya menjadi penjaga bayi setelah gagal melewati ujian di akademi robot, kedua telinganya hancur setelah digigit robot tikus, catnya luntur akibat ulahnya sendiri, dan masih banyak kisah sedih yang ia lalui pada tahun pertama sejak kelahirannya. Sampai suatu ketika, keluarganya mengirimkan ia kembali ke masa lalu, kira-kira 250 tahun yang lalu, zaman dimana Nobita Nobi, leluhur keluarga ini, masih hidup di Tokyo.

Misi Doraemon adalah untuk menolong Nobi Nobita (buyut dari Sewashi yang memiliki Doraemon). Nobita adalah seorang anak yang selalu mengalami nasib sial dan tak punya kemampuan apa-apa. Ia bodoh dalam pelajaran sekolah dan tidak bisa berolahraga, Nobita hanya berbakat dalam tembak-menembak,bermain karet, dan tidur; kemampuan yang hampir tak berguna di zaman Jepang modern. Inilah alasan mengapa ia gagal menjalani kehidupannya. Dan Doraemon dikirim dari masa depan untuk menjadikannya seorang pria yang sukses. Sangat ironis, sebuah robot gagal datang membantu seorang anak yang gagal. Tetapi pada kenyataannya, persahabatan kedua anak ini membuat mereka menjadi seseorang yang lebih baik.

Doraemon tiba pada tahun 1969, pada hari Tahun Baru Jepang bersama Sewashi, cicit Nobita. Ia keluar dari laci meja milik Nobita, dan sejak saat itu ia tinggal bersama Nobita, misinya adalah untuk mencegah Nobita menjadi orang gagal. Setiap kali Nobita tertimpa masalah, Doraemon akan segera membantu dengan alat-alat ajaibnya.

Kelihatannya misi Doraemon berhasil, karena ketika mereka menjelajah ke masa depan, Nobita melihat dirinya menikah dengan Shizuka, bukan dengan Jaiko. Dia juga melihat keturunannya hidup dalam kondisi yang lebih baik daripada ketika Sewashi mengirim Doraemon dulu; bahkan keturunan Nobi mampu membeli robot yang "tidak gagal". 

Diceritakan dalam manga dan anime, Doraemon dan Nobita saling bekerja sama untuk memperbaiki kehidupan mereka masing-masing. Mereka saling bekerja sama dan tolong-menolong. Banyak juga cerita yang menampilkan kisah keberanian dan kegigihan mereka untuk mempertahankan persahabatan yang sudah mereka jalin.

Nah, inilah orang orang yang berada di balik film ini :
  • Original - Fujiko F. Fujio
  • Director - Yonetani Yoshitomo
  • Animation Director - Takakura Yoshihiko
  • Art Director - Akashi Seiko
  • Director of Photography - Hiroshi Akira Kumagai
  • Recording Director - Urakami Yasuo
  • Colorization - Miwako Teruya
  • Finishing - Reiko Daigo, Maeno Izumi, Akiko Aihara, Kaneuti Yukiko, Anzai Naomi, Oohira Noriko
  • Special Effects - Doi Mitiaki
  • Background - Tensui wins, Hazi Masahiro, T. Nakamura, Okabe Mayumi, Megumi Takeuchi, Matsukawa Makoto
  • Shooting - Yamada Hiroaki, Kurata Yoshimi, Kisuki, Suzuki Hiroshi, Kaneko Masashi
  • Editor - Kozima Toshihiko, Yumiko, Hideaki Murai, Akira Hiroshi Kawasaki, Miyake Kei
  • Effects - Matsuda Akihiko
  • Recording studio - studio APU
  • Voicing - Ooshiro Hisanori
  • Production Record - Odiopuranninguyu
  • Technical Assistance - Mori Mikio
  • Title - Akira Michikawa
  • Development - Tokyo Processing Station
  • Production Desk - Saitou Atsushi, Ogura Kumi
  • Producer - Exhibit Hazime Takeshi, Yumi Jiro phase, Koizumi Yoshiaki, Kimur Zyuniti







Sabtu, 31 Mei 2014

Pert. 3

ANIMASI TRADISIONAL

Animasi Tradisional adalah Animasi yang digambar tangan tiap frame nya untuk proses pembuatan/ penciptaannya, dan untuk penyajian bisa dengan menggunakan bantuan mesin. Di sini, yang dimaksud dengan menggunakan bantuan mesin, adalah dengan penayangan animasi tradisional yang menggunakan proyektor khusus. Dan sebelum berkembangnya teknologi animasi komputer, semua animasi tradisional dibuat dengan tangan. Misalnya Setiap satu animasi memerlukan sekitar 20 frame dan diperlukan waktu serta tenaga yang besar untuk menghasilkan sebuah animasi yang lengkap. Animasi dibuat dari berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian di-"putar" sehingga muncul efek gambar bergerak. 
Disebut dengan animasi tradisional karena animasi ini memiliki teknik yang digunakan saat pertama kali film animasi itu bermunculan. Untuk menciptakan ilusi gerakan, setiap gambar harus sedikit berbeda dari yang sebelumnya. Caranya dengan menjiplak gambar yang dibuat animator di kertas transparan yang disebut cels. Kemudian gambarnya diisi dengan cat dalam warna yang berbeda dan juga warna shading yang beda. Nanti gambar karakter yang sudah di gambar di cel, di foto satu per satu dalam filem yang latar belakangnya sudah di cat. Animasi Tradisional juga sering disebut cel animation karena tehnik pengerjaannya dilakukan pada celluloid transparent yang sekilas mirip sekali dengan transparansi OHP yang sering digunakan. Pada pembuatan animasi tradisional, setiap tahap gerakan digambar satu persatu di atas cel.
Contoh gambar proses gerakan berjalan pada animasi tradisional
Lebih dalam lagi pengertian cel animation atau animasi cel merupakan lembaran-lembaran yang membentuk animasi tunggal, masing-masing cel merupakan bagian yang terpisah sebagai objek animasi. misalnya ada tiga buah animasi cel, cel pertama berisi satu animasi karakter, cel kedua berisi animasi karakter lain, dan cel terakhir berisi latar animasi. Ketiga animasi cel ini akan disusun berjajar, sehingga ketika dijalankan animasinya secara bersamaan, terlihat seperti satu kesatuan.

Animasi tradisional proses pembuatan gambar dikerjakan secara manual atau dengan tangan dan untuk proses pergerakkannya memakai banyak frame jadi setiap satu animasi memerlukan sekitar 20 frame dan diperlukan waktu serta tenaga yang besar untuk menghasilkan sebuah animasi yang lengkap. Animasi ini dibuat dari berlembar-lembar kertas gambar yang kemudian di-”putar” sehingga muncul efek gambar bergerak. Gambar pertama dipaparkan pada screne. Kemudian gambar kedua yang mungkin lebih kecil atau berukuran sama dengan gambar pertama ditumpuk pada gambar pertama. Proses ini diulang beberapa kali, setiap kali gambar yang baru menunjukkan sedikit perubahan. Sekiranya proses ini diulang-ulang, ia kelihatannya seperti bergerak.

Contoh Animasi Tradisional 

Animasi Tradisional :


Animasi Tradisional yang sudah menggunakan bantuan komputer :



Latar Belakang

Animasi telah dibuat pada tahun 1919 pertamakalinya di negara Amerika. Teknik pembuatan animasi pada jaman dahulu tidak menggunakan komputer. Teknik animasi nya adalah seorang animator menciptakan suatu rangkaian bagian kasar yang akan difilmkan dalam gambar-gambar menggunakan pinsel perframenya. Kemudian gambar dipindahkan pada lembar seprai seluloid, dengan asam cuka sel. Setelah terbentuk gambar yang tebal gambar diperhalus dengan tinta acetante-adhenting tinta yang digunakan pada jaman itu.Setelah gambar desain sempurna, seorang pelukis memberikan warna dengan cat vinil. Untuk proses animasinya, gambar-gambar tersebut dishooting secara cepat oleh kamera sesuai dengan kecepatan framenya/detiknya. Contoh animasi klasik Mickey mouse karya Walt Disney.

TIPE ANIMASI TRADISIONAL

Cel animation


• Berdasarkan pada perubahan yang terjadi dari satu frame ke frame berikutnya.
• Digambar pada celluloid sheets (sehingga dinamakan Cel animation) yang sekarang
  oleh Bina Nusantara digantikan oleh layer-layer digital.

Stop Animation

 Yaitu animasi yang dibuat dengan cara menghidupkan urutan still image (gambar tidak bergerak) atau memfilmkan susunan gambar untuk menciptakan rangkaian gerakan ilusi.  Animasi itu dibentuk dari gambar-gambar yang dibuat secara grafis yang kemudian digerakkan.

BEBERAPA JENIS ANIMASI TRADISIONAL

ANIMASI FLASH
Salah satu jenis akhir animasi komputer adalah Flash animasi. Animasi Flash diberi nama untuk program Flash dari Adobe yang mereka diproduksi, meskipun saat ini ada program lain yang juga memungkinkan animator untuk menciptakan “flash” animasi. Meskipun keterbatasan dalam hal gerakan dan gaya, Flash murah untuk memproduksi dan karena itu semakin meningkat popularitasnya. Animasi Flash sering digunakan dalam iklan dan umum sebagai konten video di situs Web.

MOTION CAPTURE
Motion capture adalah jenis animasi komputer yang telah memperoleh banyak minat dalam beberapa tahun terakhir. Ini bergantung pada sensor kecil yang ditempatkan pada pelaku di berbagai titik di sekitar tubuh mereka. Para aktor melakukan dan gerakan mereka ditangkap oleh kamera yang dapat menemukan sensor dan melacak gerakan mereka. Gerakan ini kemudian dapat ditransfer ke komputer-tokoh yang dirancang akan bergerak dengan cara yang persis sama seperti aktor lakukan.

Motion capture signifikan bagi yang menjembatani kesenjangan antara tradisional pembuatan film metode dan teknologi baru. Gerak menangkap pertunjukan sering dibahas dalam hal realisme mereka atau emosi, seperti live-action pertunjukan akan. Beberapa contoh dari motion capture termasuk Gollum di “Lord of the Rings” film, versi 2005 dari “King” dan seluruh pemain tahun 2007 “Beowulf.”


CGI COMPOSITING
Animasi komputer juga digunakan di tempat teknik yang lebih tua dari film animasi. Sejak hari-hari awal bioskop, unsur-unsur animasi telah ditambahkan ke gambar difoto. Unsur-unsur lain, seperti model atau latar belakang dicat, juga digunakan dan harus susah payah dipasangkan dengan rekaman live-action. Ini melibatkan proses optik panjang di mana berbagai elemen yang kembali difoto beberapa kali agar dapat composited bersama menjadi satu gambar. Karena kompleksitas proses, efek khusus yang mahal dan jarang digunakan dalam jumlah besar oleh semua tapi film yang paling tinggi dibiayai. 

KOMPUTER ASSIST.
Beberapa contoh pertama dari animasi komputer komersial secara tradisional ditarik urutan animasi yang menggunakan bantuan komputer. Ini bisa dalam bentuk komputer memproduksi “di-perantara” atau gambar yang menghubungkan dua input yang sama gambar oleh seniman (sehingga memungkinkan seniman untuk menggambar gambar individu lebih sedikit). Komputer animasi dibantu pertama kali digunakan dalam sebuah film animasi di “The Mouse Detective Besar” Disney pada tahun 1986. Sebuah adegan dalam film berlangsung dalam jam, dan roda gigi mekanik kompleks benar-benar diberikan dalam komputer sebagai kawat-frame grafis sebelum dipindahkan ke sel, di mana mereka bersatu dengan unsur-unsur lain dari TKP. Teknik yang sama digunakan oleh Disney dalam film kemudian seperti “Beauty and the Beast” (1991), “Pocahontas” (1995) dan “Tarzan” (1999) untuk mereproduksi halus, gerak yang kompleks dalam gaya, tradisional dua dimensi animasi.

CARA KERJA ANIMASI TRADISIONAL
Cara kerja animasi tradisional menggunakan antara lain Papan cerita Rekaman suara, Animatik, Reka bentuk dan pemasaan, Susun atur, Animasi, Latar belakang, Lukis warna dan kamera, Lukis warna digital, Komputer dan kamera video digital. Terdapat beberapa teknik yang biasa digunakan untuk membantu di dalam proses pembuatan animasi secara tradisional, diantaranya :
1.      Keyframes
2.      Animasi Sel
3.      Page Flipping
4.      Onion Skinning

CARA KERJA THAUMATROPE & ZOETROPE
Cara kerja Thaumatrope ini adalah dengan memutar cepat kepingan tersebut, sehingga dapat memunculkan gabungan dari kedua gambar yang ada di setiap sisi keping menjadi satu.
Thaumatrope itu kerjanya hampir sama dengan Flip Book ,yaitu :
1. Mengambil 2 buah kertas yang berbentuk Lingkaran
2. Mengambil 2 buah karet
3. Memberi gambar dan
4. Memutarnya.

Dibawah ini merupakan contoh dari Cara Kerja Thaumatrope
  
Pada sekitar bagian tepi dalam silinder, terdapat serangkaian gambar pada sisi yang berlawanan arah dengan celah vertikal. Setelah silinder diputar, akan terlihat ilusi gerakan yang terlihat dari celah vertikal tersebut. Zoetrope ditemukan oleh William George Horner.


Dibawah ini merupakan contoh dari Cara Kerja Zoetrope

Thaumatrope
Terdiri dari disk atau kartu yang pada kedua sisinya dibuat gambar yang berkesinambungan dan diikat tali/benang di tepi nya. Saat tali/benang tersebut ditarik, maka akan terlihat ilusi dari 2 gambar tersebut menjadi 1 gambar baru yang merupakan kombinasi dari kedua gambar tersebut.

Gambar cara kerja : 

  Zoetrope
Zoetrope terdiri dari sebuah silinder dengan potongan celah secara vertikal di sisinya. Di permukaan bagian dalam dari silinder terdapat band dengan satu set gambar yang berurutan. Dengan berputarnya silinder, pengguna melihat gambar melalui celah di seberang. Scanning pada celah membuat gambar blur, dan pengguna akan melihat serangkaian gambar cepat, yang alhirnya menghasilkan ilusi gerak.

Gambar cara kerja : 

Sumber : 

http://id.shvoong.com/humanities/arts/2286176-macam-macam-bentuk-animasi/#ixzz2LZair6g0
http://wikipedia.org/wiki

http://id.shvoong.com/humanities/arts/2286176-macam-macam-bentuk-animasi/#ixzz2LZair6g0